Wadah Pengembangan Bakat Digital

Minat adalah pintu besar untuk stimulasi perkembangan anak. Melalui hal-hal yang diminati, anak bisa melakukan suatu hal dalam jangka waktu lama. Aneka proses belajar bisa dilakukan dengan menggunakan minat sebagai pintu masuknya. Kualitas belajar pun bisa menjadi luar biasa karena anak menikmati kegiatannya.

Contoh yang paling sering muncul adalah sepulang sekolah anak betah berlama-lama di depan komputernya, atau mengutak-utik handphone sambil tiduran. Bahkan seringkali sampai lupa makan. Anak-anak yang tahan berlama-lama di depan komputer ini dengan stimulasi yang tepat, kemampuannya di bidang komputer akan melejit sejak usia muda.

Berbicara tentang minat digital anak bisa dilihat dari kegiatan keseharian anak-anak di rumah.

  • Apa yang dilakukan anak semasa waktu luang di rumah, nonton kartun, main game, atau main ke luar rumah?
  • Apa yang bisa dilakukan dengan minat anak?
  • Bagaimana mempengaruhi agar minat bisa mendukung perkembangan dirinya?


Peran Orangtua

Melihat minat dan ketertarikan anak pada dunia digital, sebagai orang tua biasanya mempunyai dua reaksi, marah-marah karena anak tidak mendengarkan ketika dipanggil bahkan sampai lupa waktu atau mengambil, mempassword gadget atau komputer supaya anak tidak bisa memakai, selain hari libur atau waktu yang diijinkan saja. Namun reaksi semacam itu pasti mendapat penolakan atau bahkan pertentangan.

Setidaknya ada 3 hal yang bisa dilakukan oleh orangtua agar anak tidak sekedar main game, atau menonton animasi kartun di televisi :

1. Mengubah konsumsi ke produksi
Minat anak biasanya terkait dengan kegiatan mengkonsumsi (menikmati atau memakai), misalnya menonton kartun di televisi, main game komputer, mendengarkan musik, dan sejenisnya. Kegiatan-kegiatan tersebut dapat diubah menjadi kegiatan produksi (menghasilkan karya) misalnya : membuat animasi dongeng, memainkan game buatan sendiri, berlatih piano atau alat musik lainnya.

2. Memfasilitasi anak
Jika anak sudah menunjukkan minat pada hal tertentu, peran orang tua adalah memfasilitasinya. Hal ini bisa dilakukan dengan cara,

  • Memberikan bahan bacaan yang sesuai dengan minatnya, sehingga bisa memperluas pengetahuannya.
  • Mencarikan tempat berlatih dan guru pembimbing yang mengarahkan minat menjadi penggalian bakat yang terpendam hingga pada akhirnya bisa mengembangkan cita-cita anak.
  • Mendorong dan mengikutsertakan dalam komunitas minat yang disukai baik melalui social media maupun pertemuan fisik. Sehingga anak bisa berperan, terlibat, dan sharing hal-hal yang telah menjadi minat bersama.


3. Mengapresiasi kegiatan anak dengan membahas dan memperdalam
Apresiasi adalah kegiatan untuk memuji, mengajak dialog dan menghargai kegiatan yang dilakukan oleh anak terhadap minatnya. Ibarat pupuk apresiasi  bermanfaat untuk menyuburkan supaya anak lebih tertarik dan berkembang . Jika hasil karyanya belum bagus, setidaknya orangtua dapat memberikan apresiasi atas, inisiatif, ide, kreativitas ataupun ketekunan sang anak.

Kegiatan apresiasi ini bisa dilakukan juga dengan mengajukan pertanyaan-pertanyaan kepada anak, sehingga anak mengeluarkan cerita terhadap apa yang dikerjakannya. Kemudian sama-sama membahas dan memperdalam dalam bentuk dialog dan contoh-contoh.


Indie-school sebagai wadah pengembangan bakat digital anak 

Dalam upaya untuk ikut memberikan solusi  makin banyaknya anak-anak yang tertarik dengan teknologi digital, maka Indie-School.com memberikan beberapa alternatif kegiatan-kegiatan yang memfasilitasi bagi anak-anak untuk mendukung minat dan mengembangkan bakat digital.

Beberapa kegiatan tersebut adalah :
1. Belajar Animasi dan Game secara online
Bisa dilakukan dengan mendaftar dan membeli buku animasi kartun, dan animasi game, kemudian mengikuti step-by step. Jika mengalami kesulitan bisa dipandu melalui social media atau messanger yang membantu anak belajar secara mandiri.

2. Workshop dan Coaching
Berupa kegiatan dalam kelas yang dipandu seorang Creative Digital Engineer  menyelesaikan studi kasus hingga selesai. Setelah selesai hasil karya di distribusikan ke peralatan handphone ataupun tablet.

3. Pengembangan Karir melalui Program Young Engineer
Dalam kegiatan ini peserta akan diajari pemrograman komputer sesuai dengan umur dan kemampuannya, hingga pada akhir program mampu membuat aplikasi yang menarik yang bisa berjalan di komputer desktop ataupun gadget Android.

Informasi selengkapnya mengenai indie-school bisa menghubungi www.indie-school.com.


Share this

Related Posts

Previous
Next Post »