MPPL-Kelas E-Evaluasi Akhir Semester 2019

Studi Kasus

CV. Termitech Rizky Abadi adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa pembasmian hama rayap dan menjadi pelopor sistem pipa yang menggunakan sistem jets spray. 

Pencatatan pembelian dan penjualan barang di perusahaan ini dilakukan oleh pemilik dan karyawan secara manual dengan menggunakan Microsoft Excel untuk pengolahan laporan keuangan dan Microsoft Word untuk pembuatan kontrak kerja yang akan diberikan kepada pelanggan serta penjadwalan karyawan sehingga rentan terhadap berbagai kesalahan seperti kesulitan dalam mencari data, kehilangan dokumen, pengolahan waktu yang tidak efisien, kesalahan pengetikan, dan kesalahan penjadwalan yang dapat menyebabkan kerugian pada perusahaan. 



CV. Termitech Rizky Abadi saat ini masih belum mempunyai tools yang secara khusus dapat mengatur manajemen proyek di perusahaan, sehingga susah untuk melihat biaya dan pendapatan perusahaan. Hal tersebut membuat perusahaan kesulitan untuk mencari jadwal pengerjaan proyek dan melihat proyek apa yang saat ini sedang dikerjakan. Hal ini terkadang membuat perusahaan mengalami bentrok jadwal ataupun lupa akan jadwal yang telah dijanjikan sehingga perusahaan akhirnya mendapatkan komplain.

Masalah yang dihadapi oleh CV. Termitech Rizky Abadi diharapkan dapat diatasi dengan mengimplementasikan sistem informasi administrasi untuk menghindari kesalahan pencatatan pesanan pelanggan, memudahkan pencarian data yang dipesan oleh pelanggan, data yang dimiliki up-to-date dan tersinkronisasi. 

Dengan adanya otomatisasi dengan menggunakan aplikasi, maka pengerjaan yang menggunakan Microsoft Word dan Excel dapat dikurangi sehingga kesalahan dapat ditekan. Dengan sistem informasi administrasi, semua data tersentralisasi dalam satu database sehingga setiap data pesanan baik dari pelanggan maupun ke pemasok, terhubung satu sama lain sehingga diharapkan pelayanan kepada pelanggan meningkat dan mendapatkan laba keuntungan yang semakin baik.

Soal


  1. Buatlah gambaran sistem aplikasi yang diselesaikan beserta fiturnya
  2. Sebutkan dan jelaskan Siklus hidup Manajemen Proyek
  3. Apa fungsi manajemen proyek di dalam pengembangan aplikasi. Sebutkan
  4. Buatlah WBS untuk menyelesaikan proyek tersebut dan susunlah jadwal yang diperlukan jika jangka waktu yang disediakan 3 bulan
  5. Buatlah anggaran biaya proyek dan sistem pengontrolannya dengan Kurva S jika disediakan dana Rp. 300.000.000,-

APSI-Evaluasi Akhir Semester 2019

Studi Kasus

Industri Kecil Menengah (IKM) Tas Tanggulangin INTAKO berlokasi di desa Tanggulangin Sidoarjo dan telah berdiri sejak 1976. IKM ini berhasil membangun sebuah bisnis tas yang cukup besar bahkan berhasil melalui krisis moneter 1998. Menurut pemilik IKM tersebut, Iskandar, krisis moneter 1998 justru menguntungkan bagi IKM-nya, karena  orang-orang cenderung untuk membeli barang yang murah dengan kualitas yang bagus, dan hal itu bisa diperoleh di IKM-nya.

IKM Tas Tanggulangin memberikan pelayanan yang baik kepada para pelanggannya, antara lain dengan memberikan garansi tas selamanya, jadi bila tas yang mereka beli  mengalami kerusakan, IKM menyediakan fasilitas untuk memperbaiki tas tersebut.

Selain itu mereka memberikan kelebihan dari segi harga yang bersaing, kualitas jahitan yang bagus, dan desain tas yang menarik, sesuai dengan trend pasar saat ini.


Pelayanan kepada para pelanggan juga dilakukan dengan memberikan diskon, yaitu sebesar 20%. Keluhan yang diajukan oleh pelanggan selama ini biasanya adalah bila ada barang-barang yang rusak, seperti kancing terlepas, dan lain sebagainya, dan untuk barangbarang seperti itu maka akan diberikan pelayanan perbaikan oleh IKM. 

Sedangkan keluhan sehubungan dengan jumlah pesanan, tidak pernah terjadi arena IKM selalu memperhitungkan jumlah order dengan kemampuan produksi, dan dalam seminggu biasanya IKM bisa memproduksi 40-50 lusin, dengan menggunakan 20 mesin. Sementara sehubungan dengan media yang digunakan untuk penyampaian keluhan pelanggan biasanya dilakukan secara langsung dengan mendatangi show room IKM, tidak ada media khusus untuk penyampaian keluhan pelanggan. 

Selama ini pelanggan bila ingin melakukan pemesanan, biasanya bisa melalui telepon, bila pesanan tersebut adalah re-order, atau datang langsung.

Untuk meningkatkan penjualan IKM INTAKO ini ingin membuat sistem informasi layanan pelanggan atau disebut juga CRM-Customer Relationship Management.

Untuk itu mereka membutuhkan Desain atau Rancangan Sistem beserta Prototipe aplikasi
  1. Perancangan model dasar sistem informasi CRM Untuk IKM Tas Tanggulangin Sidoarjo
  2. Perancangan proses,
  3. Perancangan data, 
  4. Perancangan antarmuka 
Menu untuk layanan Pelanggan


Menu untuk Pemilik Industri Tas INTAKO



MPPL - EAS 2019 Selasa 14 Mei 2019

Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah atau BPKAD  adalah lembaga di tingkat Provinsi yang diamanatkan oleh undang-undang untuk mengelola keuangan dan aset daerah. 

Dalam menjalankan tugas dan kewenangannya, para staff pegawai melakukan kegiatan pekerjaan dengan menggunakan bantuan perangkat TI. Perangkat TI yang digunakan terdiri dari laptop dan personal pc. Jumlah perangkat TI yang digunakan oleh auditor mencapai ratusan. 

Banyak kendala yang dijumpai terkait dengan perangkat TI. Keluhan dan kendala yang terjadi antara lain adalah kerusakan operating system, kerusakan hardware, ataupun keluhan terkait jaringan. Keluhan dan kendala terkait perangkat TI tersebut ditangani oleh satuan kerja Biro TI. Jumlah keluhan dan kendala terkait dengan perangkat TI sangat banyak sedangkan personel yang menangani kendala mempunyai keterbatasan. Dengan keterbatasan yang ada, kendala dan gangguan yang muncul terkadang tidak dicatat dan direkam dengan baik sehingga akan menyebabkan waktu penyelesaian menjadi lama. Keterlambatan proses penyelesaian akan berdampak bagi kinerja sebuah organisasi. 

Untuk meningkatkan efisiensi dan kecepatan dalam menangani keluhan dan kendala, maka diperlukan sebuah sistem layanan TI yang dapat membantu dalam proses perekaman keluhan dan kendala. 

Pembuatan sistem layanan TI memerlukan rancangan desain dan tata kelola teknis yang baik sehingga sistem yang dibuat dapat merekam data keluhan sampai permasalahan terselesaikan. Sistem yang akan dibuat membutuhkan suatu manajemen proyek sehingga tata kelola proses pembuatan sistem manajemen layanan TI lebih terstruktur dan dapat berjalan dengan baik.

Soal

  1. Sebutkan proses-proses dalam manajemen proyek untuk mengerjakan proyek di atas ?
  2. Jelaskan keuntungan penerapan manajemen proyek di dalam pembuatan aplikasi atau sistem informasi
  3. Modul atau fitur apa saja yang harus tersedia di dalam sistem manajemen layanan TI (IT Service Management) sesuai studi kasus. Jelaskan.
  4. Siapa saja user yang akan menggunakan sistem, definisikan dan gambarkan aliran aktivitasnya (flow activity)
  5. Jika disediakan dana 500 juta dan waktu pengerjaan 4 bulan buatlah perencanaan proyeknya.

PBKK - Final Project UAS 2019

Pengembangan Aplikasi Sistem Manajemen Surat dan Pengarsipan

Deskripsi

Sebagai perusahaan Publik PT Pupuk Semen Baturaja, berkomunikasi resmi dengan klien, pemerintah, ataupun antar bagian menggunakan media surat kertas.

Seiring dengan waktu, surat-surat yang measuk jumlahnya semakin banyak, ruang arsip yang biasa digunakan untuk penyimpanan mempunyai kapasitas terbatas. Selain itu dengan banyaknya jumlah surat mulai muncul masalah efektivitas dan efisiensi dalam pengelolaan surat dan pengarsipan. Untuk itu perusahaan membutuhkan aplikasi berbasis web untuk mengelola surat-surat yang masuk maupun keluar perusahaan.


Ruang Lingkup aplikasi

  1. Pendataan surat masuk dan keluar
  2. Scanning / upload file
  3. Disposisi ke bagian yang bertanggung jawab
  4. Pemberian Nomer Surat
  5. Pencatatan dan pengarsipan surat keluar
  6. Pencarian Surat Masuk dan Surat Keluar

Referensi