Belajar Membuat Animasi


Hampir semua anak suka game dan animasi. Bahkan mereka mengenal animasi dan game lebih dahulu daripada mengenal huruf. Melihat minat anak yang seperti itu, tak sedikit orangtua yang khawatir tentang kesukaan anak itu.

Bagaimana mengatasi kekhawatiran itu?

Salah satu jalannya adalah menggeser kegiatan dari pasif/ konsumtif menjadi aktif/ produktif. Materinya masih sama dengan kesukaan anak, yaitu game dan animasi. Tetapi kegiatannya digeser menjadi belajar membuat animasi.


Mini Class untuk Pemula

Dalam upaya untuk ikut memberikan wadah solusi  bagi anak-anak yang tertarik dengan Animasi dan Game, maka Indie-School.com  dan PIKTI-ITS memberikan beberapa alternatif kegiatan-kegiatan dalam bentuk kelas kecil atau mini class,  yang memfasilitasi mengajarkan membuat animasi dan game.


Beberapa kegiatan tersebut adalah :
1. Kelas Membuat Animasi Kartun
Ditujukan untuk anak-anak mulai kelas 3 SD atau umur 8 tahun ke atas. Di dalam kelas ini peserta akan diajarkan mengenal sprite animasi, memodifikasi film kartun kesukaan, dan membuat adegan-adegan dalam film kartun. Setelah selesai membuat kemudian akan didistribusikan di channel Youtube atau dimainkan di handphone.

2. Workshop Animasi Tablet
Ditujukan untuk anak 8 tahun ke bawah yang suka bermain game atau menontonton film di TV. Anak-anak dengan menggunakan tablet diajarkan menggabungkan karakter kartun dengan background bergant-ganti. Kemudian membuat adegan loncat berlari diiringi suara musik pengiring. Semua dilakukan dengan menggunakan Tablet.

3. Animasi Dongeng
Untuk anak SMP SMA bisa bergabung dalam kelas ini. Dalam kegiatan ini peserta akan diajari membuat storyboard dari sebuah cerita dongeng, kemudian menganimasikan setiap scene adegan, dan juga merekam suara dialog karakter yang ada di dalamnya.

Informasi selengkapnya mengenai indie-school bisa menghubungi www.indie-school.com atau HP/WA : 087858561237

Pikti ITS buka Mini Class Animasi dan Game, belajar teknologi sejak dini

Minat adalah pintu besar untuk stimulasi perkembangan anak. Melalui hal-hal yang diminati, anak bisa melakukan suatu hal dalam jangka waktu lama. Aneka proses belajar bisa dilakukan dengan menggunakan minat sebagai pintu masuknya. Kualitas belajar pun bisa menjadi luar biasa karena anak menikmati kegiatannya.

Contoh yang paling sering muncul adalah sepulang sekolah anak betah berlama-lama di depan komputernya, atau mengutak-utik handphone sambil tiduran. Bahkan seringkali sampai lupa makan. Anak-anak yang tahan berlama-lama di depan komputer ini dengan stimulasi yang tepat, kemampuannya di bidang komputer akan melejit sejak usia muda.


Berbicara tentang minat digital anak bisa dilihat dari kegiatan keseharian anak-anak di rumah.

Apa yang dilakukan anak semasa waktu luang di rumah, nonton kartun, main game, atau main ke luar rumah?
Apa yang bisa dilakukan dengan minat anak?
Bagaimana mempengaruhi agar minat bisa mendukung perkembangan dirinya?

Peran Orangtua

Melihat minat dan ketertarikan anak pada dunia digital, sebagai orang tua biasanya mempunyai dua reaksi, marah-marah karena anak tidak mendengarkan ketika dipanggil bahkan sampai lupa waktu atau mengambil, mempassword gadget atau komputer supaya anak tidak bisa memakai, selain hari libur atau waktu yang diijinkan saja. Namun reaksi semacam itu pasti mendapat penolakan atau bahkan pertentangan.

Setidaknya ada 3 hal yang bisa dilakukan oleh orangtua agar anak tidak sekedar main game, atau menonton animasi kartun di televisi :

1. Mengubah konsumsi ke produksi
Minat anak biasanya terkait dengan kegiatan mengkonsumsi (menikmati atau memakai), misalnya menonton kartun di televisi, main game komputer, mendengarkan musik, dan sejenisnya. Kegiatan-kegiatan tersebut dapat diubah menjadi kegiatan produksi (menghasilkan karya) misalnya : membuat animasi dongeng, memainkan game buatan sendiri, berlatih piano atau alat musik lainnya.

2. Memfasilitasi anak
Jika anak sudah menunjukkan minat pada hal tertentu, peran orang tua adalah memfasilitasinya. Hal ini bisa dilakukan dengan cara,

Memberikan bahan bacaan yang sesuai dengan minatnya, sehingga bisa memperluas pengetahuannya.
Mencarikan tempat berlatih dan guru pembimbing yang mengarahkan minat menjadi penggalian bakat yang terpendam hingga pada akhirnya bisa mengembangkan cita-cita anak.
Mendorong dan mengikutsertakan dalam komunitas minat yang disukai baik melalui social media maupun pertemuan fisik. Sehingga anak bisa berperan, terlibat, dan sharing hal-hal yang telah menjadi minat bersama.


3. Mengapresiasi kegiatan anak dengan membahas dan memperdalam
Apresiasi adalah kegiatan untuk memuji, mengajak dialog dan menghargai kegiatan yang dilakukan oleh anak terhadap minatnya. Ibarat pupuk apresiasi  bermanfaat untuk menyuburkan supaya anak lebih tertarik dan berkembang . Jika hasil karyanya belum bagus, setidaknya orangtua dapat memberikan apresiasi atas, inisiatif, ide, kreativitas ataupun ketekunan sang anak.

Kegiatan apresiasi ini bisa dilakukan juga dengan mengajukan pertanyaan-pertanyaan kepada anak, sehingga anak mengeluarkan cerita terhadap apa yang dikerjakannya. Kemudian sama-sama membahas dan memperdalam dalam bentuk dialog dan contoh-contoh.

Mini Class Pikti-ITS

Dalam upaya untuk ikut memberikan solusi  makin banyaknya anak-anak yang tertarik dengan teknologi digital, maka Indie-School.com  dan PIKTI-ITS memberikan beberapa alternatif kegiatan-kegiatan dalam bentuk kelas kecil atau mini class  yang memfasilitasi bagi anak-anak untuk mendukung minat dan mengembangkan bakat digital.



Beberapa kegiatan tersebut adalah :
1. Belajar Animasi dan Game secara online
Bisa dilakukan dengan mendaftar dan membeli buku animasi kartun, dan animasi game, kemudian mengikuti step-by step. Jika mengalami kesulitan bisa dipandu melalui social media atau messanger yang membantu anak belajar secara mandiri.

2. Workshop dan Coaching
Berupa kegiatan dalam kelas yang dipandu seorang Creative Digital Engineer  menyelesaikan studi kasus hingga selesai. Setelah selesai hasil karya di distribusikan ke peralatan handphone ataupun tablet.

3. Pengembangan Karir melalui Program Young Engineer
Dalam kegiatan ini peserta akan diajari pemrograman komputer sesuai dengan umur dan kemampuannya, hingga pada akhir program mampu membuat aplikasi yang menarik yang bisa berjalan di komputer desktop ataupun gadget Android.

Informasi selengkapnya mengenai indie-school bisa menghubungi www.indie-school.com atau HP/WA : 087858561237


Virtusee, Pantau Langsung apa yang terjadi di Lapangan

Memantau pekerjaan di lapangan atau monitoring progress penjualan langsung, yang terus menerus memberikan informasi update dari lokasi  merupakan sesuatu yang dianggap ribet dan sering membuat enggan dilakukan.  Alasannya selain membutuhkan waktu untuk mengisinya, juga karena jumlah dan bentuk item  isiannya yang mengharuskan pekerja lapangan menyediakan waktu yang tidak sedikit. Namun itu semua akan terasa mudah, jika kita menggunakan aplikasi VirtuSee.



Monitoring dan Tracking Lapangan


VirtuSee merupakan gabungan kata Virtual dan See, atau jika dibahasakan mampu melihat segala sesuatu secara virtual, dari tempat atau lokasi yang jauh. VirtuSee adalah sebuah aplikasi mobile berbasis android yang memungkinkan perusahaan atau individu melakukan survei pada pengguna yang tersegmentasi dan melihat respon mereka secara real time. Data yang dikumpulkan selain dalam bentuk teks, ataupun angka, juga bisa dalam bentuk lokasi koordinat tempat survey, dan juga gambar obyek yang disurvey.

Virtusee handal digunakan dalam pekerjaan yang mempunyai ruang lingkup Field Monitoring, Tracking, Survey, dan Field Inspectiaon. Virtusee menghimpun data akurat dari lapangan mulai dari lokasi data diambil, hingga kualitas gambar terbaru yang diambil dari lokasi tempat pekerjaan. Selanjutnya dengan virtusee informasi tersebut dikirim ke server, dan digabungkan dengan data-data lain milik perusahaan untuk menampilkan kesimpulan pendukung keputusan.


Pada dasarnya VirtuSee menyediakan dua platform. Pertama aplikasi web atau open dashboard khusus untuk klien, yang bisa mereka gunakan untuk memilih demografi obyek yang disurvei, membuat item pilihan survei, dan juga memantau secara grafikal pelaksanaan survei beserta data hasil survey.

Sedangkan yang kedua adalah aplikasi mobile Android VirtuSee khusus untuk pengguna yang berada di lapangan, lokasi tempat pengumpulan data.

Yang menarik dari VirtuSee adalah Klien dapat memantau lokasi sebenarnya di lapangan, karena mengirimkan letak altitude yang diambil dari data gps gadget yang digunakan untuk mengumpulkan data. Selain itu data yang dikirim tidak hanya teks, namun bisa juga dalam bentuk gambar. Sehingga data yang didapat mendekati kenyataan yang diharapkan. Semua data dikirimkan secara real time.
Aplikasi VirtuSee merupakan tool mobile research yang dapat membantu para pelaku bisnis, perusahaan, peneliti, pemerintah atau siapa saja yang ingin memperoleh hasil survei yang lebih cepat, tepat dan akurat.

Saat ini VirtuSee telah dipakai lebih dari 100 project oleh perusahaan yang berbeda. VirtuSee dipakai di perusahaan tambang untuk mendapatkan data eksplorasi lapangan, bank dunia untuk monitoring program pengembangan sanitasi, dan juga perusahaan obat untuk memantau penyebaran produk dan mendapatkan feedback langsung dari konsumen.


Anda tertarik dan ingin mendapatkan informasi  atau brousur lebih lengkap, bisa  download aplikasi  di  Google Play VirtuSee atau bisa menghubungi  Fajar - 087858561237