Showing posts with label APSI. Show all posts
Showing posts with label APSI. Show all posts

APSI-Evaluasi Akhir Semester 2019

Studi Kasus

Industri Kecil Menengah (IKM) Tas Tanggulangin INTAKO berlokasi di desa Tanggulangin Sidoarjo dan telah berdiri sejak 1976. IKM ini berhasil membangun sebuah bisnis tas yang cukup besar bahkan berhasil melalui krisis moneter 1998. Menurut pemilik IKM tersebut, Iskandar, krisis moneter 1998 justru menguntungkan bagi IKM-nya, karena  orang-orang cenderung untuk membeli barang yang murah dengan kualitas yang bagus, dan hal itu bisa diperoleh di IKM-nya.

IKM Tas Tanggulangin memberikan pelayanan yang baik kepada para pelanggannya, antara lain dengan memberikan garansi tas selamanya, jadi bila tas yang mereka beli  mengalami kerusakan, IKM menyediakan fasilitas untuk memperbaiki tas tersebut.

Selain itu mereka memberikan kelebihan dari segi harga yang bersaing, kualitas jahitan yang bagus, dan desain tas yang menarik, sesuai dengan trend pasar saat ini.


Pelayanan kepada para pelanggan juga dilakukan dengan memberikan diskon, yaitu sebesar 20%. Keluhan yang diajukan oleh pelanggan selama ini biasanya adalah bila ada barang-barang yang rusak, seperti kancing terlepas, dan lain sebagainya, dan untuk barangbarang seperti itu maka akan diberikan pelayanan perbaikan oleh IKM. 

Sedangkan keluhan sehubungan dengan jumlah pesanan, tidak pernah terjadi arena IKM selalu memperhitungkan jumlah order dengan kemampuan produksi, dan dalam seminggu biasanya IKM bisa memproduksi 40-50 lusin, dengan menggunakan 20 mesin. Sementara sehubungan dengan media yang digunakan untuk penyampaian keluhan pelanggan biasanya dilakukan secara langsung dengan mendatangi show room IKM, tidak ada media khusus untuk penyampaian keluhan pelanggan. 

Selama ini pelanggan bila ingin melakukan pemesanan, biasanya bisa melalui telepon, bila pesanan tersebut adalah re-order, atau datang langsung.

Untuk meningkatkan penjualan IKM INTAKO ini ingin membuat sistem informasi layanan pelanggan atau disebut juga CRM-Customer Relationship Management.

Untuk itu mereka membutuhkan Desain atau Rancangan Sistem beserta Prototipe aplikasi
  1. Perancangan model dasar sistem informasi CRM Untuk IKM Tas Tanggulangin Sidoarjo
  2. Perancangan proses,
  3. Perancangan data, 
  4. Perancangan antarmuka 
Menu untuk layanan Pelanggan


Menu untuk Pemilik Industri Tas INTAKO



APSI - Evaluasi Tengah Semester 10 April 2019

Evaluasi Tengah Semester


Sesuai dengan identifikasi kebutuhan pada Materi Penentuan Kebutuhan  maka buatlah :

  1. Sebutkan macam sistem informasi yang akan dibuat
  2. Jelaskan fitur yang akan dibangun
  3. Rancanglah input-output Sistem Informasi
  4. Buatlah prototipe aplikasi online dengan memakan bubble.us
  5. Buatlah dokumentasi di Blog dan link komentar.


Study Kasus - APSI

Central Steak and Coffee sendiri adalah sebuah usaha resto yang bergerak di bidang kuliner. Kegiatan operasi di Central Steak and Coffee dilakukan setiap hari. Untuk memperlancar kegiatannya  manajemen perusahaan memerlukan informasi akuntansi yang cepat dan juga akurat. 

Terdapat banyak transaksi penjualan dilakukan dalam sehari di Central Steak and Coffee, dan hal itu menyebabkan karyawan tidak dapat mencatat transaksi dengan cepat. Penggunaan komputer yang masih minim karena masih menggunakan sistem manual membuat risiko salah catat menjadi sangat besar. Selain itu teknik pengarsipan yang kurang baik, dokumen penjualan tidak memiliki dokumen rangkap sehingga dokumen mudah hilang karena penyimpanannya kurang baik. Dengan adanya hal
seperti itu, maka informasi yang dihasilkan menjadi kurang akurat.

Untuk itu Central Steak and Coffee membutuhkan aplikasi sistem informasi yang bisa memberi solusi terhadap problem yang ada.


Analisis Dan Perancangan Sistem Informasi

APSI-Analisa Use Case

Analisa Use Case adalah teknik yang digunakan untuk mengidentifikasi kebutuhan sistem perangkat lunak dengan menggambarkan aktor atau user yang akan menggunakan perangkat lunak dan ruang lingkup fitur kegunaan perangkat lunak.


Materi



Useanalysis from Fajar Baskoro

Contoh Use Case



Absensi



Video









APSI-Penentuan Kebutuhan PL

Penentuan kebutuhan merupakan langkah awal untuk menentukan gambaran perangkat yang akan dihasilkan ketika pengembang melaksanakan sebuah proyek pembuatan perangkat lunak. Perangkat lunak yang baik dan sesuai dengan kebutuhan pengguna sangat tergantung pada keberhasilan dalam melakukan analisis kebutuhan. Untuk proyek-proyek perangkat lunak yang besar, analisis kebutuhan dilaksanakan setelah aktivitas sistem information engineering dan software project planning.

Penentuan kebutuhan adalah suatu proses untuk mendapatkan informasi, mode, spesifikasi tentang perangkat lunak yang diinginkan klien/pengguna. Kedua belah pihak, yaitu klien dan pembuat perangkat lunak terlibat aktif dalam tahap ini. Informasi dari klien yang akan menjadi acuan untuk melakukan desain perangkat lunak.

Tujuan Penentuan kebutuhan adalah :
  1. Mengelola hasil elistasi kebutuhan untuk menghasilkan dokumen spesifikasi kebutuhan yang isi keseluruhannya sesuai dengan apa yang diinginkan pengguna   (Liu and Yen, 1996).
  2. Mengembangkan persyaratan kualitas yang memadai dan rinci, dimana para manajer dapat membuat pekerjaan proyek yang realistis dan staf teknis dapat melanjutkan dengan perancangan, implementasi dan pengujian (Wiegers, 2003).
  3. Membangun pemahaman tentang karakteristik ranah permasalahan dan sekumpulan kebutuhan untuk menemukan solusi.

Studi Kasus





Deskripsi Kasus

System Proposal




Absensi



APSI-Seleksi dan Manajemen Proyek

APSI-Seleksi dan Manajemen Proyek

Seleksi dan manajemen proyek adalah pengelolaan  semua kegiatan/ pekerjaan yang akan dilakukan selama proyek perangkat lunak berlangsung, supaya proyek  berjalan tepat waktu dan mendapatkan hasil sesuai dengan yang diinginkan.

Tujuan utama dari manajemen proyek adalah mendapatkan dokumen terinci yang dapat membimbing/memandu pelaksanaan eksekusi suatu proyek. Untuk memandu eksekusi, rencana harus realistis dan berguna. Untuk membuat rencana yang realistis dan berguna, memerlukan usaha dan waktu yang cukup dalam proses perencanaan dengan melibatkan orang atau pihak yang kompeten.

Materi